KETIKA HARGA EMAS NAIK, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

Investasi merupakan komitmen atas sejumlah dana dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa yang akan datang.

Dengan melakukan investasi, berati kita sudah mempunyai simpanan di masa yang akan datang, karena suatu waktu kita membutuhkan uang, emas tersebut bisa dijual.

Emas juga tahan terhadap inflasi jika misalnya terjadi guncangan ekonomi. Sebab ketika laju inflasi semkain tinggi maka kenaikan harga emas pun semakin tinggi.

Namun selama laju inflasi suatu negara masih tinggi tetapi kondisi ini penuh dengan ketidakpastian, maka kondisi ini masih penuh oleh ketidakpastian.

Lantas, ketika harga emas sedang naik, sebaiknya kita menjual atau membelinya?

Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Harga Emas Naik?

Biasanya nih ibu ibu yang meliki koleksi perhiasan emas akan langsung senang ketika harga emas sedang naik, mereka cenderung akan menjaul agar bisa dapat keuntungan yang besar.

Padahal hal ini salah banget kalau dilakukan. Kalau tidak ada keerluan yang terlalu mendesak, lebih baik jangan dijual, kecuali memang kalau ada kebutuhan yang utama dan penting.

Saat ini harga emas hampir mencapai 700 ribu per gramnya. Harga tersebut sudah naik sangat drastis dari sebelumnya.

Kenaikan harga ritel emas dalam negeri ini juga tidak jauh dari pengaruh harga emas dunia yang harga di pasarnya menyentuk USD 1.500 per ounce. Selain itu harga emas yang tinggi juga didorong oleh faktor wabah virus corona.

Untuk kamu yang seorang investor emas, harus memperhatikan lagi berapa selisih antar harga jual dan harga belinya.

Karena investasi emas ini cocok untuk investasi jangka panjang. Invetasi emas pun bisa di lakukan secara rutin.

Sebaiknya jika harga sedang naik, kamu jangan membelinya. Harga emas itu sangat fluktuatif dan banyak faktor yang bisa mempengaruhi kenaikan pada emas.

1.Ketersediaan stok emas

Ketika penambang emas sedang sulit menghasilkan, itu akan mengakibatkan semkin tinggi harga emas karena tidak adanya stok.

2.Permintaan tinggi

Jika permintaan industri emas sedang tinggi, otomatis harga emas pun aan ikut naik. Maka banyak yang menyarankan ketika kondisi seperti ini lebih baik membeli emas batangan, karena emas yang sudah dilebur menjadi perhiasan malah membuat harga emas akan turun.

3.Isu geopolitik

Isu ini berdampak langsung pada harga emas, karena biasanya investor akan melakukan pembelian secara besar-besaran.

4.Nilai tukar US dollar

Naik turunnya nilai tukar dipicu oleh isu ekonomi dunia. ketika nilai US sedang turun maka harga emas cenderung naik

Ketika kamu ingin berinvestasi emas kamu harus tau kapan waktu terbaik untuk membeli emas.

Pada bulan November dan Desember, harga emas cenderung tinggi sementara ketika bulan April hingga Juni, harga emas akan lebih rendah.

Namun ada waktu dimana ketika nilai emas akan menguat atau melemah, jadi diharapkan kamu ga usah buru-buru untuk mengambil keputusan.

Investasi emas saat ini memang sedang menjadi godaan bagi siapa pun, tetapi masih banyak kekhawatirannya juga apabila adanya gelombang kedua virus ini.

Sebab kita aga harus cepat-cepat ingin mendapat untung dari penjualan emas yang kita harapkan. Kita harus memperhatikan dulu beberapa pertimbangan sebelum melakukan itu

Selain itu juga, lebih baik kita menunggu saat harga emas mereda. Karena kalau misalnya kita membeli emas ketika harga sedang tinggi, justru pas mau kita jual harganya tidak akan sama.

Saat kita membeli atau menjual dengan waktu yang terburu-buru, kemungkinan besar kita tidak akan dapat untung, mungkin untungnya ada namun sangat kecil sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *